Kepada Dian

Saya tahu kamu pernah terluka. Lalu, kamu pun berusaha keras untuk menjaga dirimu supaya tak merasakan sakit itu lagi. Kemudian, dilain waktu dan kesempatan yang berbeda, yang tak disengaja kamu bertemu seseorang yang mirip dengannya. Lalu, kamu pun pergi begitu saja tanpa peduli tangan yang mengulur menyapa, ingin kenalan.

Begitu sulitkah untuk lupa, Dian?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s